Besi Jembatan Digasak OTK “Polisi Masih Silidiki Pelaku”
GEUREUDONG PASE- Sebanyak 21 batang besi jembatan kerangka baja, di Gampong Darussalam, Kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara, digasak oleh orang tak dikenal (OTK). Akibatnya, kondisi jembatan tersebut terancam ambruk karena tidak ada lagi penahan sehingga truk pengangkut hasil pertanian akan mengalami kesulitan untuk dilalui.
Kejadian itu terjadi Kamis malam (19/6) lalu, sekira pukul 22.00 WIB, dengan panjang jembatan mencapai 70 meter yang menghubungkan beberapa Gampong di Kecamatan setempat. Bahkan, sejauh ini terhadap pelaku tersebut belum diketahui dan masih disilidiki oleh aparat kepolisian di Geuredong Pase.
“Begitu kami mendapatkan informasi, tadi pagi langsung turun kelapangan untuk melakukan pengecekan kondisi besi jembatan yang sudah digasak OTK,”ucap Kapolresta Lhokseumawe, AKBP Zulfikli melalui Kapol Pos Geureudong Pase, Aiptu Abdullah Salihin, yang didampingi Camat setempat, Fuad Mukhtar,kemarin.
Abdullah mengatakan, berdasarkan laporan masyarakat kepada pihaknya, pada malam kejadian itu pelaku yang mengenakan penutup wajah sempat melihat aksi mereka. Namun, tidak mengenal secara jelas siapa sebenarnya pelaku tersebut.
“Warga yang melihatnya tidak dapat berbuat banyak karena pencurian besi jembatan dilakukan dalam kegelapan malam. Atas pengecekan kami kelapangan, sepertinya pelaku menggunakan mesin pemotong besi,”ungkap dia.
Kapol Pos juga menyebutkan, perbuatan tersebut sudah menganggu kepentingan umum, betapa tidak jembatan yang merupakan milik masyarakat sudah di gasak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Camat Geureudong Pase, Fuad Mukhtar, mengemukakan, dirinya sangat menyesalkan dengan sikap dan perbuatan OTK tersebut. “Dimana jembatan kerangka baja yang sudah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Tiba-tiba besi dicuri orang tak dikenal,”ujarnya.
Menurut Fuad, pihaknya juga mengkwatirkan jembatan itu apabila dilalui oleh truk pengangkut hasil pertanian masyarakat akan terancam roboh. Meskipun saat ini kejadian itu belum terjadi.
Taufik S.Hi (28) salah seorang warga setempat, meminta kepada aparat kepolisian untuk dapat mengusut secara tuntas bagi pelaku yang telah mengasak besi jembatan. Bahkan, dirinya bersama warga Kecamatan Geureudong Pase, bersedia melaporkan apabila menemukan dan mengetahui keberadaan pelaku tersebut.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar