Aceh Butuh Pemerataan Pendidikan
Laporan : Taufik
LHOKSEUMAWE : Untuk meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi
Demikian komentar Prof. A. Hadi Arifin, Rektor Universitas
Sementara pembangunan non fisik yaitu pembangunan di bidang peningkatan mutu guru, tatacara mengelola pendidikan, mutu pendidikan, dan anggaran pendidikan. “Nah, ini harus merata di semua tempat. Pembangunan fisik dan non fisik ini harus sama dilaksanakan di
Sampai kini, pemerintah belum mampu menyediakan anggaran pendidikan 20 persen. Selama ini, pemerintah baru mampu menyediakan anggaran untuk pendidikan sebanyak 12 persen. “Ini perlu ditambah. Seharusnya, pemerintah menggenjot para guru, para dosen dan para rector di seluruh Aceh untuk meningkatkan mutu pendidikan. Salah satu cara yaitu dengan menyediakan anggaran pendidikan yang memadai,” ucapnya.
Selama ini, kata Hadi, di Provinsi
“Contohnya, mutu pendidikan di kecamatan pedalaman dengan mutu pendidikan di Kota Lhokseumawe, bedanya mencapai 30 banding 70. Begitu juga dengan angka kelulusan UN. Misalkan di SMA I Lhokseumawe memiliki jumlah 200
Untuk meningkatkan mutu pendidikan di semua tingkatan sekolah di Aceh juga harus mampu membangun tiga pilar yakni pemerataan dan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan, pemerataan pembangunan fisik dan tata kelola pendidikan. “Sekali lagi saya katakan, tiga pilar itu perlu dilaksanakan di


Tidak ada komentar:
Posting Komentar