Jumat, 16 Mei 2008

Hut ke – I

Hut ke – I kecamatan Geureudong Pase.

Laporan : Taufik


Geureudong Pase ( Aceh Utara ) : Kecamatan Geureudong Pase merupakan salah satu dari tiga kecamatan pemekaran baru yang dilaksanakan setahun lalu di Kabupaten Aceh Utara. Kecamatan itu juga merupakan salah satu kecamatan terpencil diantara 27 kecamatan yang ada. Karena itu, hingga sekarang ini pelayanan kesehatan, pengentasan kemiskinan dan pembangunan infrastruktur masyarakat belum memadai.


“Ini perlu segera dilaksanakan oleh Pemerintah daerah. Dan yang paling penting, yang harus segera dibangun yakni jalan sepanjang 18 kilometer dari badan jalan negara. Jalan masuk ke Geureudong Pase penuh lubang, persis kubangan kerbau. Dan jika pembangunan jalan tidak dilakukan tiga bulan ke depan, saya akan mengundurkan diri dari jabatan camat,” ucapnya dihadapan Ilyas A Hamid, Bupati Aceh Utara, pada acara peringatan satu tahun hari jadinya kecamatan itu.

Informasi yang berhasil saya terima, lanjut Fuad, anggaran untuk pembangunan jalan Kecamatan Geureudong Pase, telah dianggarkan dalam APBK tahun 2007, dalam proyek multi year. Namun anehnya, hingga kini pembangunannya belum juga dilaksanakan.


“Sarana jalan merupakan salah satu sarana terpenting bagi masyarakat kami di sini. Jalan yang ada di Kecamatan Geureudong Pase merupakan jalan sentra ekonomi produktif di bidang perkebunan, baik itu kebun karet, kakao, sawit dan berbagai jenis tanaman lainnya. Harusnya, pembangunan jalan ini menjadi prioritas uatama,” tambah Fuad, yang disambut sorak sorai para undagan yang menghadiri HUT yang ke-I Geureudong Pase.


Mendengar komentar itu, Ilyas A Hamid, Bupati Aceh Utara membenarkan, ploting anggaran untuk pembangunan jalan kecamatan itu telah dianggarkan dalam APBK tahun 2007, melalui program proyek multi year. Dan program ini tidak bisa dikerjakan dalam waktu singkat.


“Anggaran proyek ini disediakan pertahun dan batas waktu anggaran yang telah disetujui sampai dengan tahun 2009. Itu artinya , pas datangnya masa tugas saya terakhir di Aceh Utara sebagai bupati. Untuk itu, masyarakat saya harap bersabar, karena anggaran untuk pembangunan jalan telah dianggarkan dalam APBK,. Walaupun, saudara camat telah marah-marah dan bahkan mengancam akan mengundurkan diri jabatan camat,” ucap bupati.


Pada acara peringatan hari jadi Kecamatan Geureudong Pase diisi dengan acara penanaman 5000 batang pohon yang akan ditanam disepanjang bantaran sungai Krueng Pase. Beberapa jenis tanaman itu yakni Sentang, Sengon, Mahoni, Keutapang dan Petei.


Penanaman pohon ini untuk penguatan bantaran sungai. “Dengan adanya, pohon-pohon tersebut, bantaran sungai yang selama ini telah terkikis air tidak akan terjadi lagi dan bantaran sungai akan kuat. Biaya penanaman pohon bersumber dari DAK 2008, dengan jumlah senilai Rp300 juta lebih,” ucap Ir. Arifin Hamid, Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Aceh Utara. (***).

Tidak ada komentar: