Minggu, 25 Mei 2008

BOM

Tim Jibom Temukan Tiga Unit Bom Konflik

Laporan : Taufik

GEUREUDONG PASEE, Aceh Utara : Tim Jibom Brimob Kompi 04 Jelikat, Aceh Utara, kembali menemukan tiga unit bom rakitan peninggalan masa konflik. Tiga unit bom itu ditemukan masing-masing, dua unit di Kecamatan Geureudong Pasee dan satu unit di Kecamatan Nibong, Aceh Utara,

“Dari tiga unit bom, dua unit berasal dari Kecamatan Geureudong Pasee, yakni di Desa Suka Damai dan Desa Lebok Kliet. Masing-masing memiliki berat 40 kilogram dan 35 kilogram. Sekarang ini, bom tersebut telah kita amankan di Markas Brimob Kompi 04 Jelikat Aceh Utara. Dan dalam waktu dekat segera dimusnahkan,” jelas Brigadir. Asep Muliadi, salah seorang personel Tim Jibom dimaksud.

Asep menambahkan, dua unit bom tadi, ditemukan oleh warga desa setempat saat bergotong royong di pinggir parit jalan. Karena itu, warga melaporkan kepada petugas polisi terdekat.

Bom bekas konflik yang ditemukan warga Desa Suka Damai memiliki berat 40 Kg dengan diameter 20 sentimeter dan panjang 40 sentimeter. Sementara bom di DEsa Lubok Kliet memiliki berat 35 Kg dengan diameter 15 sentimeter dan panjang 60 sentimeter. Ke dua bom tersebut dimasukkan dalam pipa besi. “Bom itu merupakan bom jenis low explosive dengan daya ledak 500 meter,” ucapnya.

Fuad Muchtar, S.Sos, Camat Geureudong Pasee, Aceh Utara, membenarkan, warganya telah menemukan dua unit bom peninggalan konflik, saat melaksanakan gotong royong. Kini bom tersebut telah diserahkan kepada Tim Jibom Brimob Kompi 04 Jelikat Aceh Utara untuk dimusnahkan.

Kepada Brigadir. Asep Muliadi menambahkan, pihaknya juga telah menemukan satu unit bom rakitan bekas konflik di parit jalan SMP N I Kecamatan Nibong, Aceh Utara, dengan berat 10 Kg, berdiameter lima sentimeter dan panjang 20 sentimeter. Dan bom tersebut juga telah diamankan pihaknya ke Kompi 04 Brimob Jelikat.

“Ke tiga unit bom yang telah kita sebutkan di atas ditemukan sekira pukul 09.00. kepada warga di semua kecamatan yang ada di Aceh Utara kita menghimbau untuk segera melaporkan setiap temuan benda aneh dan jangan di usik, karena sangat berbahaya,” pintanya.

Bom rakitan peninggalan masa konflik masih banyak bertebaran di Kabupaten Aceh Utara. Karena itu, kepada masyarakat diharapkan untuk berhati-hati.

Tidak ada komentar: